Pemilik Kenyataan


Inginku bercerita kepada sang mentari.

Bahwa pada saat aku terbangun, dengan alunan lagu nan merdu si Ayam Jantan.

Aku melihat senja yang begitu indah berseri.

Tapi apalah daya, diwaktu itu alam semesta hanya menyediakan fajar saja.

***

Ingin juga aku bercerita kepada semua bintang.

Bahwa pada saat matahari terbenam.

Aku melihat fajar, yang menandakan salah satu waktu keinginan dan harapan di kabulkan.

Tapi apalah daya, saat itu alam semesta hanya menghadirkan senja bagi penikmatnya.

***

Astaghfirullahaladziim...

Kali ini aku menyadari, aku hanyalah manusia.

Manusia yang hanya bisa berimajinasi, ikhtiar, memupuk harapan, bercita-cita dan berdoa.

Yang memiliki kenyataan untukku, hanyalah tuhan semesta alam.

***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keberhasilan Si Kutu Buku